SDN 20 Rabadompu Timur Luncurkan Inovasi POC-PAT 6, Pupuk Organik Kolaborasi untuk Karakter Anak Hebat
Kota Bima — SDN 20 Rabadompu Timur
kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi unggul melalui inovasi
pendidikan. Kali ini, sekolah yang beralamat di Jalan Ir. Sutami tersebut
meluncurkan program POC-PAT 6 (Pupuk Organik Cair Produksi Anak Tangguh
dari Kelas Enam) sebagai wujud nyata penguatan karakter dan literasi
ekologi berbasis Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.
Program yang digagas oleh Guru Kelas VI, Syaifuddin, S.Pd., ini
merupakan bagian dari program inovasi daerah yang difasilitasi oleh Badan
Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Bima. Inovasi ini melibatkan seluruh
siswa dari kelas 1 hingga 6 dalam satu gerakan kolektif mengolah sampah organik
menjadi pupuk berkualitas.
"POC-PAT 6 lahir dari keprihatinan terhadap masih rendahnya
kesadaran siswa dalam mengelola sampah organik. Kami ingin mengubah bahan-bahan
seperti batang pisang, daun kering, dan sisa sayuran menjadi produk bermanfaat sembari menanamkan 7
kebiasaan positif pada anak," ujar Syaifuddin, S.Pd. saat ditemui di ruang
kerjanya.
Filosofi dan
Keunikan POC-PAT 6
Nama POC-PAT 6 memiliki makna mendalam. POC adalah Pupuk Organik
Cair, PAT berarti Peduli Alam Terpadu, dan angka 6 melambangkan enam angkatan
(kelas 1-6) yang bersatu serta enam tahun masa pendidikan dasar yang membentuk
karakter anak.
Keunikan inovasi ini terletak pada integrasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari pengumpulan bahan hingga aplikasi pupuk. Kebiasaan bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat, gemar belajar, bermasyarakat, dan disiplin waktu diinternalisasi secara alami melalui program ini.
Kepala SDN 20 Rabadompu Timur, Erdin, S.Pd., menyambut positif inovasi ini. Sejak awal kepemimpinannya, beliau berkomitmen menjadikan SDN 20 Rabadompu Timur sebagai sekolah terdepan di Kota Bima.
"Program ini sejalan dengan visi kami untuk membangun karakter
siswa secara utuh. Tidak hanya akademik, tetapi juga kepedulian lingkungan dan
kebiasaan hidup sehat. Saya berharap POC-PAT 6 menjadi praktik baik yang dapat
direplikasi oleh sekolah-sekolah lain di Kota Bima," tutur Erdin, S.Pd..
Proses dan
Manfaat Program
Program ini menggunakan alat dan bahan sederhana yang mudah
ditemukan di lingkungan sekitar, seperti jirigen bekas, batang pisang, kotoran
hewan, dan berbagai bahan organik lainnya. Proses fermentasi berlangsung selama
14-21 hari dengan pemantauan rutin oleh siswa kelas VI.
Hasilnya, Pupuk
Organik Cair (POC) berkualitas yang bermanfaat untuk menyuburkan tanaman di
lingkungan sekolah. Jika produksi melimpah, produk ini akan didistribusikan
kepada masyarakat pecinta tanaman di sekitar sekolah.
Manfaat
program ini meliputi:
- Bagi siswa: Peningkatan karakter gotong royong, keterampilan sains,
dan pola hidup sehat.
- Bagi sekolah: Lingkungan hijau dan asri, pengurangan sampah organik,
media pembelajaran kontekstual.
- Bagi masyarakat: Ketersediaan pupuk organik dan transfer pengetahuan
pengelolaan sampah.
Dengan inovasi ini, SDN 20 Rabadompu Timur berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi program pemerintah Kota Bima "BISA" (Bersih, Indah, Sehat, dan Aman) sekaligus mengharumkan nama sekolah di ajang lomba inovasi daerah tingkat kota.